"aku dengar...baru saja ku dengar suara ajaib itu... wahai hati mengapa dadaku sembilu??? mengapa seperti ada yang menyeruak dari dalam qalbu??? mengapa terasa ada yang menekan sendi-sendiku... dari qalbu...mendorong perlahan membuat darahku mengalir deras dan menegangkan otot-ototku?? mengapa?? mengapa reaksinya membuat otak ku memerintah mata ini... memerintah mata ini untuk meluapkan air yang dikandungnya?? basah... basah... habislah semua tisu... jangan jangan janganlah Afifa... jangan menghabiskan tisu... itu dari makhluk yang kini hampir punah... itu dari makhluk yang sedang diberi perhatian khusus untuk penjagaannya... (unsplash.com) ambilah kain... basuhlah... basuhlah semaumu... hingga kain menyatu dengan aliran air matamu... (hati kembali menjawab) ya... ya... akan kuambil kain... agar tidak ku memberatkan tugas makhluk itu... makhluk yang berubah menjadi tisu... bagus Afifa... walau kain juga berasal dari makhluk yang sama... ...